Teknik Rias atau Make up yang harus dikuasai seorang Profosioanal Make Up Artist

  • June 13, 2020

Menjadi seorang penata rias tentu sangat menarik bagi mereka yang memiliki hobi di bidang ini. Tapi bukan hanya kesenangan yang Anda rasakan dengan pekerjaan yang satu ini. Ada juga masalah yang harus diatasi. Salah satunya adalah menguasai teknik tata rias yang rumit.

Jika teknik ini tidak dikuasai dengan baik, hasil riasan mungkin tidak berhasil.Karena make up itu bukan hanya membuat cantik tetapi harus bisa mengoreksi kekurangan dan menonjolkan kelebihan pada wajah. Jika hasilnya berantakan, karier penata rias Anda mungkin dipertanyakan. Untuk melakukan ini, Anda perlu menguasai teknik-teknik berikut:

1.Koreksi wajah atau Contouring

Seorang Professional Makeup Artist atau MUA sebelum memulai make up dia harus tau bagian wajah mana saja yang harus di tonjolkan dan ditutup agar make up tidak terlihat seperti topeng atau merubah wajah. Seorang professional makeup artist harus bisa membuat make up yang terlihat sangat halus, dan flawless.

Bukan hanya bagian hidung dan tulang pipi yang perlu diContouring atau di shading bagian dlam serta contour bagian luar wajah,tetapi bagian dahi dan dagu juga perlu karena harus bisa membuat bayangan wajahnya berbentuk oval, karena bentuk wajah yang sangat ideal atau sempurna adalah bentuk wajah Oval. Makanya seorang Professional Makeup Artist harus bisa mengenali bentuk wajah.

2. Pengaplikasian Fondation

Pengaplikasian fondation dalam dunia permake upan tidak bisa diaplikasan sembarangan, karena kalo tidak tepat pengaplikasiannya bisa terlihat pecah – pecah, dan bahkan terlihat tidak rata.Pengaplikasian Foundation juga tergantung pada alat yang Anda gunakan, karena setiap alat atau tools yang anda gunakan beda cara pemakaiannya.

3. Pengaplikasian Eyeshadow

Menerapkan eye shadow adalah trik yang sangat rumit. Karena kita harus bisa mengoreksi bentuk matanya pasalnya mengaplikasikan eyeshadow bukan hanya fokus dengan warnanya saja tetapi harus tau bentuk matanya. Setelah tau bentuk matanya maka baru tentukan warna apa dan teknik mata seperti apa yang cocok untuk bentuk matanya. Dan selalu perhatiakan Blendingan eyeshawdownya agar mata tidak terlihat kaku.

4. Membentuk Alis

Bentuk alis dari masing-masing orang sangat berbeda jadi make-up artist membutuhkan keahlian khusus dalam hal ini. Karena harus bisa merapikan bagian alisnya,membingkai dan mengisi alis agar alis cocok dengan client. Untuk membentuk alis seorang Professional Makeup Artist atau MUA harus bisa mencocokan dengan bentuk wajahnya, dan bentuk alis serta tebal tipis alis pada client jangan sampai client terlihat sedih, atau galak.

5. Pengaplikasian Blush on

Hanya ada satu cara untuk membuat wajah Anda terlihat kemerahan atau merona yaitu pengaplikasian Blush on.
Menggunakan blush on tidak bisa sembrono, karena terlalu banyak bisa menjadi bencana. Pengaplikasian blush on harus bisa menegaskan warna kulit dan sesuai gradasi warna eyeshadow.

6. Pengaplikasian Lipstik

Semua orang bisa mengaplikasikan lipstik, tetapi tidak semua orang dapat mengaplikasikan dengan rapi dan bahkan mengoreksi bentuk bibir. Selain mengaplikasikan lipstik dengan rapi Seorang Professional Makeup Artist juga mengoreksi bentuk bibir dan dapat mengemix warna lipstik agar terlihat contras juga menyatu dengan make upnya.

Semua orang bisa menjadi make-up artist. Tetapi jika Anda ingin gelar profesional make up artist, itu benar-benar wajib untuk mempelajari teknik-teknik ini. Agar riasan terlihat sempurna dan pelanggan secara otomatis tiba berdasarkan portofolio Anda di media sosial.

Caesar

E-mail : admin@asegreblog.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*